FILSAFAT ISLAM : MAKALAH ONTOLOGI MENURUT MULLA SHADRA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan filsafat telah terjadi pertentangan antara paripetik dan illuminasi, filsafat dan irfan, atau filsafat dan kalam, yang belum menemukan penyelesaiannya. Pertentangan antara para filosof dengan mistisme (penganut mistisme Islam), juga di sisi lain pertentangan mutakallimin (para teolog Islam) dengan al-fuqaha (para ahli fiqh). Sebagai bukti kesaksian tersebut betapa dahsyat pertentangan mereka dapat dilihat dalam dua karya Al-Ghazali maqashid alfalasifah dan tahafut al-falasifah dekonstruksi Al-Ghazali terhadap para filosof muslim. Dan karya Ibn Rusyd tahafut al-tahafut (kerancuan Al-Ghazali) sebagai jawaban atas kritik Al-Ghazali terhadap para filosof…

Read More

Makalah Filsafat

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, tiada kata lain yang patut untuk penulis ungkapkan selain ucapan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan, kesehatan dan kemampuan kepada penulis sehingga tugas makalah ini dapat selesai dengan baik. Shalawat dan salam semoga selalu dilimpahkan kepada baginda Muhammad SAW, para sahabat dan seluruh keluarga beliau serta para pengikut beliau sehingga akhir zaman. Selama penyusunan makalah ini, penulis telah mendapat bantuan dari berbagai pihak. Terutama oleh bapa dosen, Serta ucapan terima kasih juga penulis persembahkan kepada semua pihak yang baik secara langsung ataupun tidak langsung ikut…

Read More

Sejarah Sastra

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR …………………………………………………… DAFTAR ISI ……………………………………………………………… BAB I PENDAHULUAN …………………………………………. 1.1 Latar Belakang Masalah ………………………………… 1.2 Rumusan Masalah ……………………………………… 1.3 Tujuan Penulisan ……………………………………….. BAB II KAJIAN TEORI …………………………………………… 2.1 Pengertian Sejarah Sastra ………………………………. 2.1.1 Pengertian Sejarah ……………………………….. 2.1.2 Pengertian Sastra ………………………………… 2.2 Ruang Lingkup Sejarah Sastra …………………………. BAB III` PEMBAHASAN …………………………………………… 3.1 Pengertian Sejarah Sastra .……………………………… 3.2 Ruang Lingkup Sejarah Sastra …………..……………… BAB IV PENUTUP ………………………………………………….. 4.1 Simpulan ………………………………………………… 4.2 Saran ……………………………………………………. DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejarah sastra adalah suatu cabang ilmu…

Read More

Tanda Baca

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sering kali kita mendengar orang-orang Indonesia yang menggunakan bahasa yang tidak baku dalam kegiatan-kegiatan resmi atau menggunakan kata serapan yang salah, bahkan dalam penulisanpun masih terjadi kesalahan penggunaan tanda baca, sehingga mengakibatkan kesalahan makna, padahal Pemerintah Indonesia telah membuat aturan-aturan resmi tentang tata bahasa baik itu kata serapan maupun penggunaan tanda baca. Pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya sudah diajarkan sejak dari Sekolah Dasar (SD) sampai ke perguruan tinggi. Tapi kesalahan ini masih sering terjadi, bahkan berulang-ulang kali. Ketidak fahaman terhadap tata bahasa Yang mengkhawatirkan ialah…

Read More

Metode Ilmiah

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Manusia selalu berusaha menemukan kebenaran. Beberapa cara ditempuh untuk memperoleh kebenaran antara lain dengan menggunakan rasio seperti para rasionalis dan melalui pengalaman atau empiris. Pengalaman-pengalaman yang dperoleh manusia membuahkan prinsip-prinsip yang lewat penalaran rasional kejadian-kejadian yang berlaku di alam itu dapat dimengerti. Penomena alam adalah fakta, kenyataan yang tunduk pada hukum-hukum yang menyebabkan fenomena itu muncul. Strukur pengetahuan manusia menunjukan tingkatan-tingkatan dalam hal menangkap kebenaran. Setiap tingkat pengetahuan dalam struktur tersebut menunjukan tingkat kebenaran yang berbeda pengetahuan indrawi merupakan struktur terendah dalam struktur tersebut….

Read More

Masyarakat Modern

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tasawuf merupakan salah satu khazanah intelektual muslim yang kehadirannya saat ini semakin dirasakan. Secara historis dan teologis tasawuf mengawal dan memandu perjalanan hidup umat agar selamat dunia dan akhirat. Tasawuf merupakan salah satu bidang studi Islam yang memusatkan perhatian pada pembersihan aspek kerohanian manusia yang selanjutnya menimbulkan kebaikan akhlak mulia. Pembersihan aspek rohani manusia selanjutnya dikenal sebagai dimensi esoterik dari diri manusia. Melalaui tasawuf seseorang dapat mengetahui tentang cara-cara melakukan pembersihan diri serta mengamalkannya, dan tampil sebagai manusia yang dapat mengendalikan dirinya, dapat menjaga…

Read More

LEMBAGA SOSIAL (LEMBAGA KEMASYARAKATAN)

BAB I PENDAHULUAN Dalam keluarga terdapat sejumlah tugas yang harus dikerjakan oleh masing-masing anggota keluarga. Seluruh kumpulan tugas serta tanggung jawab soisal dari  masing-masing keluarga itu bisa berjalan dengan baik karena telah diatur dan ditentukan oleh masyarakat berdasarkan norma-norma yang telah disepakati secara turun temurun. Sistem norma yang menghidupkan (mengendalikan) keluarga adalah suatu pranata, sedangkan keluarga yang menjalankan aturan serta norma-norma tersebut merupakan suatu contah lembaga. Lembaga sosial atau lembaga kemasyarakatan merupakan terjemahan langsung dari istilah asing sosial institution. Namun pengertian lembaga lebih menunjuk pada sesuatu bentuk, sekaligus juga pengertian…

Read More

Penyimpangan Agama Islam Dimasyarakat Desa

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Islam adalah satu-satunya agama yang benar yang dirahmati Allah SWT. Islam itu indah apabila kita benar-benar memahami dan mendalaminya, karena Islam itu penuh dengan sopan santun dan akhlak yang baik. Serta mengajarkan kebaikan terhadap sesama dan Islam itu agama yang dapat menyelamatkan kita di dunia dan akhirat. Namun sangat disayangkan apabila ada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab menodai Islam. Mereka menyebarkan ajaran yang jauh berbeda dari ajaran Islam yang sesungguhnya. Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut juga berupaya sekuat tenaga untuk menebarkan paham-paham maupun pencucian otak…

Read More
%d blogger menyukai ini: