Mahasiswa Politik 

Apa Kabar Mahasiswa Hari Ini : Mencari Persoalan Substantif Bangsa Indonesia

Manipulation, sloganizing, depositing, regimentation, and prescription cannot be components of revolutionary praxis, precisely because they are the components of the praxis of domination. -Pauolo freire Di era transisi generasi ini,sangat banyak sekali persoalan-persoalan yang baru menghampiri ruang eksistensi umat manusia. Baik secara individual maupun komunal. Runtuhnya ruang dan waktu dalam sebuah gagasan konsep masa kini, ditambah berbagai arus-arus informasi yang datang tak tentu arah , sudah tentu membingungkan fokus gerakan hari ini. Dan sebuah keharusan untuk kita sebagai mahasiswa untuk meninjau ulang kembali urgenisitas vital yang terjadi pada bangsa ini….

Read More

Oleh : Rais Am Nahdlatul Ulama KH. Miftahul Ahyar

ﻣِﻦْ ﺟَﻬْﻞِ ﺍﻟﻤُﺮِﻳﺪُ ﺍَﻥْ ﻳَﻨﺴِﻰﺀ ﺍﻻََﺩَﺏَ، ﻓَﺘُﻮﺀَﺧِﺮُ ﺍﻟﻌُﻘـُﻮْﺑَﺔ ُ ﻋَﻨْﻪُ ﻓَﻴَﻘﻮُﻝُ، ﻟَﻮْﻛﺎَﻥَ ﻫٰﺬَﺍ ﺳُﻮْﺀَ ﺍَﺩَﺏٍ ﻟَﻘﻄَﻊَ ﺍﻻِﻣﺪﺍﺩ ﻭَﺍَﻭﺟﺐ ﺍﻻِﺑﻌﺎﺩُ، ﻓﻘﺪ ﻳﻘﻄﻊُ ﺍﻟﻤَﺪَﺩُ ﻋﻨﻪُ ﻣِﻦْ ﺣﻴﺚُ ﻻَ ﻳَﺸْﻌُﺮُ ﻭﻟَﻮﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﺍﻻَ ﻣﻨﻊَ ﺍﻟﻤَﺰِﻳﺪِ ﻭﻗﺪْ ﻳُﻘﺎَﻡُ ﻣﻘﺎَﻡَ ﺍﻟﺒُﻌْﺪِ ﻭﻫُﻮَ ﻻَﻳَﺪْﺭِﻱ ﻭﻟَﻮﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﺍﻻَّ ﺍَﻧْﻴُﺨَﻠِّﻴَﻚَ ﻭَﻣﺎَﺗُﺮِﻳْﺪُ Setengah dari tanda kebodohan murid, jika ia berbuat salah dalam beradab kepada Allah lalu ditangguhkan hukumannya, lalu ia berkata, “andai kata termasuk dosa tentu sudah diputuskan bantuan atau karunia dan sudah dijauhkan. Ingatlah! Adakalanya telah diputuskan bantuan atau karunia dengan jalan yang ia tidak rasakan, meskipun hanya…

Read More

Mendadak Non Muslim

Rame-rame istilah non muslim, saya jadi ingat ada anekdot dari Turki dan punya sentilan yang sangat dalam. Saya kasih judul : “Mendadak Non Muslim” Alkisah di suatu hari sehabis shubuh, ada seorang pemuda dengan pedang terhunus di tangan, masuk ke pelataran mesjid dan berteriak pada jamaah di situ,” Ada yang muslim tidak di sini ?!” Senyap. Semua terdiam ketakutan. Hanya ada seorang kakek yang menjawab, “Ya, saya orang muslim.” Dengan menenteng pedang tajamnya, pemuda itu menuju sang kakek dan mengapit lengannya, “Bisa ikut saya keluar, mbah?” katanya. Lalu mereka keluar….

Read More

Perkembangan komunisme pasca-Uni Soviet

Banyak orang yang mengira komunisme “mati” setelah Revolusi 1989 yang berakhir pada bubarnya Uni Soviet dua tahun kemudian, yang diawali dengan keputusan Presiden Mikhail Gorbachev. Namun demikian, setelah runtuhnya Uni Soviet dan pecahnya Yugoslavia, terdapat beberapa negara yang masih dipimpin oleh pemerintahan Marxis-Leninis dengan partai tunggal. Di antaranya adalah Kuba, Laos, Vietnam, dan Republik Rakyat Tiongkok. Korea Utara menyebut ideologinya sebagai Juche, yang mereka anggap sebagai perkembangan dari Marxisme-Leninisme. Meskipun demikian, Tiongkok[12], Laos[13], Vietnam[14], dan Kuba telah mengubah sistem ekonominya dari menjadi lebih terbuka. Di India, komunis memimpin pemerintahan di…

Read More

Komunis internasional

Komunis internasional sebagai teori ideologi mulai diterapkan setelah meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Sejak saat itu komunisme diterapkan sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos. Komunis internasional adalah teori yang disebutkan oleh Karl Marx. Maoisme Ideologi komunisme di Tiongkok agak lain daripada dengan Marxisme-Leninisme yang diadopsi bekas Uni Soviet. Mao Zedong menyatukan berbagai filsafat kuno dari Tiongkok dengan Marxisme yang kemudian ia sebut sebagai Maoisme. Perbedaan mendasar dari…

Read More

Dasar ideologi Komunisme

Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan komunis internasional. Komunisme atau Marxisme adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”. Dalam komunisme, perubahan sosial harus dimulai dari pengambil alihan alat-alat produksi melalui peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar (lihat: The Holy Family ), namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil dengan melalui perjuangan partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. Dapat diringkas…

Read More

Komunisme

Komunisme (bahasa Latin: communis, bahasa Inggris: common, universal) adalah ideologi yang berkenaan dengan filosofi, politik, sosial, dan ekonomi yang tujuan utamanya terciptanya masyarakat komunis dengan aturan sosial ekonomi berdasarkan kepemilikan bersama alat produksi dan tidak adanya kelas sosial, uang,[3][4] dan negara Dasar ideologi Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan komunis internasional. Komunisme atau Marxisme adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”. Dalam komunisme, perubahan sosial harus dimulai dari pengambil alihan…

Read More

Anarko-Sindikalisme

Anarko-Sindikalisme adalah cabang dari anarkisme yang berkonsentrasi kepada pergerakan buruh. Sindikalis merupakan kata Perancis yang bermakna “serikat buruh”. Para penganut ideologi ini disebut dengan Anarko-Sindikalis. Anarko-Sindikalis berpendapat bahwa serikat buruh merupakan kekuatan yang potensial untuk menuju kepada revolusi sosial, menggantikan kapitalisme dan negara dengan tatanan masyarakat baru yang mandiri dan demokratis oleh kelas pekerja. Anarko-Sindikalis memandang serikat buruh berpotensi sebagai kekuatan revolusioner untuk perubahan sosial, mengganti sistem Kapitalisme dan negara dengan sebuah masyarakat baru yang dikelola secara demokratis oleh kaum pekerja. Anarko-Sindikalis berupaya menghapuskan sistem kerja-upah[2] dan negara atau kepemilikan…

Read More

Sindikalisme

Sindikalisme adalah sebuah jenis sistem ekonomi yang dicetuskan sebagai pengganti kapitalisme dan alternatif bagi sosialisme negara dengan memanfaatkan federasi serikat dagang atau serikat industri kolektif. Sistem ini adalah suatu bentuk korporatismeekonomi sosialis yang menyerukan penyatuan kepentingan berbagai unit non-kompetitif untuk merundingkan dan mengelola ekonomi.[1] Bagi para penganut sistem ini, serikat dagang adalah makna potensial untuk melawan aristokrasi ekonomi dan menjalankan masyarakat dengan adil demi kepentingan kaum mayoritas melalui demokrasi serikat. Industri dalam sistem sindikalis akan dijalankan melalui konfederasi kooperatif dan bantuan timbal balik. Sindikat lokal akan berkomunikasi dengan sindikat lain…

Read More

Varian-varian anarkisme lainnya

Selain aliran-aliran yang disebut di atas, masih banyak lagi aliran lain yang memakai pemikiran anarkisme sebagai dasarnya. Antara lain: Pasca-anarkisme, yang dikembangkan oleh Saul Newman dan merupakan sintesis antara teori anarkisme klasik dan pemikiran post-strukturalis. Anarki pasca-kiri, yang merupakan sintesis antara pemikiran anarkisme dengan gerakan anti-otoritas revolusioner di luar pemikiran “kiri”arus utama. Anarka-Feminisme, yang lebih menekankan pada penolakan terhadap konsep patriarkal yang merupakan perwujudan hierarki kekuasaan. Tokohnya antara lain adalah Emma Goldman. Eko-Anarkisme dan Anarkisme Hijau, yang lebih menekankan pada lingkungan. Anarkisme insureksioner, yang merupakan gerakan anarkis yang menentang segala…

Read More
%d blogger menyukai ini: